Lets Be A True Muslimah!

Muslimah adalah perhiasan, maka tutuplah aurat sesuai syar'i. Jadilah Muslimah sejati!

Hari gini Pacaran?

Muslimah harus anti Pacaran! Yuk jadi Jomblo Mulia sebelum halal :')

Yuk Pakai Pakaian Syar'i ^^

Pakaian Syar'i layaknya perisai yang melindungi kita dari serangan mata ajnabi.

Tutup aurat, sebelum terlambat

Betapa mengerikannya dosa-dosa bagi wanita Muslim yang tidak menutup aurat secara sempurna.

Jilbab syar'i, bukti cinta Allah pada Muslimah

Jilbab syar'i tidak memberatkan, justru melindungi dan sebagai tanda belajar taat pada Allah.

Selasa, 16 Desember 2014

Seminar Nasional Muslimah Banten bersama Peggy Melati Sukma

Bismillah,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

Laporan kegiatan rohani muncul lagi di blog Ryu, hihi. Simak yuk!

Alhamdulillah, di Serang semakin sering diadakan kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk Muslim/Muslimah, salah satunya adalah acara yang baru saja diselenggarakan di Masjid An-Nuur Sari Asih Serang pada hari Sabtu lalu, 13 Desember 2014. Dan acara ini bukan sembarang acara lho.

Acara yang bertajuk “Seminar Nasional Muslimah Banten” ini diadakan oleh Kemuslimahan LDK Baabussalam Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan dimulai pada pukul 09.30 WIB. Kenapa acara ini bukan sembarang acara? Karena acara ini menghadirkan Majelis Inspirasi Keliling Negeri, Akhwat Bergerak, Aksi Cepat Tanggap, dan.... Peggy Melati Sukma (@peggymelatis)! Iya, Mbak Peggy. Itu lho, artis top yang sudah hijrah dan menjadi penggiat sosial ^^



Ryu sangat bersyukur bisa menjadi salah satu panitia di acara ini hehe, jadi Ryu bisa ikut membantu kelancaran acara ini bersama teman panitia lain.

Di dalam acara ini ada Kajian Inspiratif, Tanya Jawab, dan Penggalangan Dana untuk Gaza.

Rundown acara sangat menarik. Di acara ini, Tim ACT menjelaskan pada kita bagaimana keadaan Gaza saat ini. Ryu sangat sedih saat melihat video tentang Gaza yang ditayangkan oleh ACT. Lalu ACT dan Mbak Peggy mengajak kita untuk peduli pada keadaan mereka dan bergerak walaupun hanya menyumbangkan sedikit harta kita. Selain itu, Mbak Peggy dan ACT mengajak peserta acara untuk menyumbang dan menggalang dana minimal Rp.1000.000,-. Dan... Alhamdulillah! Banyak sekali peserta yang tertarik untuk menggalang dana. Mulai dari mahasiswa sampai ummahat. Waaah, semoga dimudahkan Allah ya, dan tetap istiqomah. Aamiin.

Inspirasi Kemanusiaan oleh ACT
(foto oleh @ryu_ritsu)

Mbak Peggy dan ACT mengajak peserta untuk menggalang dana
(foto oleh @ryu_ritsu)

Mbak Peggy berbagi cerita mengenai dirinya, memberi kajian dan inspirasi kepada peserta. Peserta pun begitu antusias mendengarkan cerita dan kajian dari Mbak Peggy. Mbak Peggy mengajak kita untuk hijrah menjadi lebih baik dan terus mendekatkan diri pada Allah, intinya sih begitu. Bahkan saat Mbak Peggy mengucapkan jargonnya yang terkenal dulu yaitu “Pusiiiing”, semua peserta termasuk panitia tertawa. xD

Mbak Peggy berbagi inspirasi dan cerita
(foto oleh @ryu_ritsu)

Pesertanya lumayan banyak hihi, akhwat semua ;D
(foto oleh @ryu_ritsu)

Di akhir acara, ada sesi tanya jawab dan sesi foto bersama. Ryu sebagai panitia pubdekdok sedikit kerepotan saat sesi foto bersama, karena banyak sekali peserta yang ingin foto bersama Mbak Peggy, hihi. Keadaan sempat uncontrolled, tapi akhirnya acara berakhir dengan baik.

Acara ini selesai sekitar pukul 11.35 WIB, tepat sebelum adzan Dzuhur berkumandang. Seusai acara, sebagian peserta melaksanakan sholat Dzuhur di masjid, sebagian yang lain mendatangi bazaar di depan masjid yang diadakan oleh sponsor acara dan Tim Mbak Peggy.

Bisa mengikuti acara seperti ini rasanya senang sekali, apalagi diberi amanah sebagai salah satu panitia di acara keren ini. Semoga di kesempatan mendatang Kemuslimahan LDK Baabussalam bisa mendatangkan tokoh Muslimah inspiratif lainnya lagi ya! Aamiin.

Hope this post useful for you ^^

Wallahua’lam bish shawab,


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

Selasa, 04 November 2014

Memaafkan Itu Lebih Baik, Lagi Menentramkan

Memaafkan Itu Lebih Baik, Lagi Menentramkan
Oleh : Ryu-chan (@ryu_ritsu)

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Apa kabar ukhti wa akhi? Semoga selalu sehat badan dan sehat iman ya ^^

Kita diciptakan oleh Allah sebagai makhluk sosial. Sehingga kita tak mungkin hidup sendiri, tanpa orang lain. Nah, pasti kita pernah mengalami masalah dengan teman, keluarga, atau orang lain saat sedang bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan tak jarang masalah kecil yang kita hadapi malah menjadi besar serta berujung permusuhan dan kerenggangan hubungan. Wah, kalau sudah seperti itu, gawat ya.

Menurut Ryu, permusuhan itu sangat tidak enak. Iya, serius! Duarius malah, hehe. Coba deh kita teliti, apa sih manfaat bermusuhan dan menyimpan dendam pada orang lain? Bukannya masalah berakhir, hati malah semakin gusar dan semakin negative thinking pada orang yang bermusuhan dengan kita. Tul nggak? Tul apa betul? Ya betul lah, “tul” mah bukan Bahasa Indonesia yang baik dan benar ;D

Terus, apa sih solusi agar permusuhan itu lenyap? So pasti saling memaafkan. Kalau kita yang berbuat salah, maka harus meminta maaf. Dan kalau dia yang berbuat salah, maka kita harus memaafkannya sebelum ia meminta maaf. Jangan lupa do’akan juga supaya ia segera meminta maaf dan tidak mengulanginya lagi.

Kadang kita merasa malu untuk meminta maaf karena GENGSI, dan enggan untuk memaafkan karena masih SAKIT HATI. Kenapa tulisannya Ryu gedein? Ini fenomena lho. Yah, jujur Ryu bingung. Allah saja Maha Pemaaf lagi Maha Penyayang. Kita yang manusia biasa dan kecilnya luar biasa malah tidak mau memaafkan dan malu untuk meminta maaf.

Padahal nih, saling memaafkan itu membuat hati lebih tenang dan damai lho. Tidak ada musuh, masalah selesai, dan pastinya pikiran lebih tenteram. Dan memaafkan seseorang juga sangat mulia lho. Dan banyak manfaatnya. Allah Ta’la berfirman dalam QS. An-Nuur ayat 22 :
“Hendaklah mereka memberikan pengampunan dan kelapangan dada. Tidakkah engkau semua senang jikalau Allah memberikan pengampunan pula kepadamu?”

Nah, ukhti wa akhi, Muslim yang baik adalah Muslim yang mau memaafkan kesalahan orang lain dan mengingatkannya untuk berbuat lebih baik lagi dari sebelumnya supaya tidak terulang lagi. Mungkin ada sebagian dari kita yang tidak mau memaafkan kesalahan orang lain supaya orang itu jera. Percayalah, itu hanya membuat hatinya tidak tenang dan sama saja kita menzhaliminya. Allah lebih suka Muslim yang memaafkan kesalahan orang lain dengan ikhlas. Jadi, menyimpan dendam itu tidak ada manfaatnya, ya kan? Baik untuk diri kita, maupun orang yang sedang bermasalah dengan kita.

Jadi, yang masih belum mau memaafkan kesalahan seseorang, yuk atuh dimaafkan ^^

Mudah-mudahan tulisan sederhana ini bermanfaat. Jangan pernah berhenti untuk memperbaiki diri, selagi Allah masih berbaik hati memberikan kita kesempatan menghirup oksigen-Nya. Jadikan dunia sebagai “sarana” untuk mengumpulkan bekal di akhirat kelak :’D Semoga Allah selalu memudahkan jalan kita. Aamiin.



Mohon maaf apabila ada kesalahan.


Wallahua’lam bish shawab.

Selasa, 21 Oktober 2014

Alasan Enggan Berjilbab Syar'i

Alasan Enggan Berjilbab Syar'i
Oleh : Ryu-chan (@ryu_ritsu)
Telah dipublikasikan di Jilbab ITU Cantik oleh Ryu-chan

Bismillah

“Aku mau berjilbab syar’i, tapi...”

Nah loh, sudah ada niat, kok pakai tapi?

Hehe, yup dear. Di antara kita, pasti sudah ada Muslimah yang ingin berjilbab syar’i, atau malah malas berjilbab syar’i karena alasan tertentu. Biasanya, apa sih alasan kebanyakan Muslimah yang enggan berjilbab syar’i?

1. Aku mau berjilbab syar’i, tapi kedua orangtua melarangku
Alasan paling banyak biasanya adalah ini. Seringkali kita melihat berita-berita tentang terorisme yang menampilkan para wanitanya berjilbab syar’i dan bercadar. Dan otomatis hal tersebut membuat orangtua khawatir jika putrinya berubah seperti demikian.
Well, menaati kedua orangtua adalah kewajiban kita. Namun, taat kepada orangtua kita hanya dalam hal yang tidak mengandung maksiat kepada Allah Ta’ala.
“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik,” (QS. Luqman : 15)
Jadi bagaimana? Yuk dijelaskan secara perlahan kepada orangtua kita bahwa jilbab adalah kewajiban bagi seorang Muslimah.

2. Aku mau berjilbab syar’i, tapi aku tidak punya uang untuk membeli jilbab
Naaah, ini dia. Tak bisa beli pakaian syar’i, kok bisa beli baju-baju tren masa kini? Atau gadget malah? Hehe. Kalau dipikir-pikir, pakaian syar’i itu tidak mahal lho!
Coba kita bandingkan jilbab dengan dress import yang katanya sedang ngetren. Jilbab yang kainnya panjang dan tebal harganya kira-kira Rp. 100.000. Lah kalau dress import? Rp 500.000 mungkin ada, hehe. Jadi jelas lebih murah pakaian syar’i toh?
Kalau memang benar-benar kesulitan dalam hal ekonomi, ada banyak jalan kok untuk bisa mendapatkannya. Pernah baca kisah-kisah inspiratif para peserta lomba JIC kemarin kan? Betapa besar perjuangan mereka dalam mendapatkan dan mempertahankan pakaian syar’i di tengah sulitnya ekonomi keluarga.
Jika ada usaha, pasti Allah akan sediakan jalan ^^

3. Aku mau berjilbab syar’i, tapi Indonesia panas bo
Waduh, neraka lebih panas lho #ups
Hehe, betul. Pakai jilbab di saat cuaca panas membuat gerah. Tapi itu lebih baik daripada dengan pakaian terbuka yang malah membuat kulit terbakar. Selain itu, coba deh kita ingat Ayat Allah berikut ini.
“...Katakanlah: "Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jika mereka mengetahui.” (At-Taubah : 81)
Lebih baik panas di dunia toh, daripada di neraka? :’) Na’udzubillah.

4. Aku mau berjilbab syar’i, tapi belum dapat hidayah nih
Hidayah? Kalau sudah ada niat kenapa harus menunggu hidayah? Hidayah itu datang karena usaha kita untuk menjemputnya lho. Sampai kapanpun kita menunggu hidayah, kalau tidak dijemput, ya di situ-situ saja, hehe.
How to pick the hidayah up? (sok inggris nih)
Salah satu caranya adalah dengan mulai membaca buku dan artikel tentang jilbab syar’i dan bergaul dengan Muslimah yang sudah berjilbab syar’i. Semoga Allah memberi hidayah ;))

Nah itu tadi beberapa alasan beberapa Muslimah menunda berjilbab. Yup, apapun alasannya, kita tidak boleh menunda kewajiban dengan mengatakan “tapi”. Kalau menunggu siap, tidak akan pernah siap jika tidak memulainya :’)
Jilbab syar’i itu bukti cinta Allah pada kita, Muslimah. Agar kita terlindungi dan terjaga.



#Wanita #Wani #Tutup #Aurat

Mohon maaf ya kalau ada kesalahan penyampaian dan kata ^^v


Wallahua’lam bish shawab.